Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

RSS

Aku mencintaimu.

Jika mengatakannya semudah aku membalikkan telapak tanganku, maka aku akan mengatakannya.
Namun, jika mengatakannya begitu sulit-sesulit aku mencoba meraihmu, maka aku akan membiarkannya terpendam dalam lubuk hatiku yang paling dalam. Katakanlah aku ini pengecut. Tapi percayalah, meski tak ku katakan tak akan ada yang berubah atau bahkan akan bertambah.
Aku mencintaimu. Ya, hanya sebuah kalimat sederhana. Kalimat sederhana yang saat ini aku rasakan terhadapmu. Meskipun awalnya aku sendiri belum yakin dan menganggap rasa itu akan hilang dengan sendirinya.
Namun, seiring berjalannya waktu rasa itu malah bertambah dan membuatku yakin bahwa aku mencintaimu.
Tidakkah kamu menyadarinya? Tidak. Kamu bahkan tidak pernah melihatku. Dan slalu menganggapku tidak ada. Aku seperti hantu yang tidak terlihat bukan? Miris sekali.
Well, meski begitu aku tidak sedih. Karena menurutku "ketika kita mencintai seseorang ikutilah kata hatimu, bukan logika yang menuntut pada keegoisan".
Dan aku tidak berharap kelak kamu akan membalas perasaanku, karena aku mencintaimu dengan segenap hatiku bukan dengan keegoisan untuk memilikimu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Pages